Sulitnya
Mencari Kerja di Nergi Ini
Selamat tinggal masa kuliah, selamat tinggal masa
mahasiswa. Pasti begitu yang sering kita ucapkan saat memakai baju toga kebanggaan
ketika wisuda dikampus yang telah memberi kita gelar Serjana. Jatu bangun kita
perjuangkan untuk menjadi serjana, siang malam kita belajar menyelesaikan
Thesis dan Skripsidemi mencapai impian mendapatkan gelar Serjana akhirnya
sampai juga aku pada penghujung dengan hati penuh gembira memakai baju
kebanggaan baju toga tanda kelulusan. Tapi disini kita saadar bahwa akan
memulai dunia baru, dunia yang kejam dengan persaingan, dunia kerja yang
sesungguhnya.
Dalam dunia
pencari kerja kita akan mengalami jatuh bangun yang berulang kali oleh
penolakan penolakan yang sangat menyakitkan. Lebih sakit rasanya dari putusin
si Dia, disinilah mental kita diuji yang menghadapakan kepada pilihan untuk
bertahan dan bangingkit atau menyerah hingga kalah dalam kegagalan.
Ditambah
lagi pertumbuhan ekonomi Negara kita yang agak lambat sehingga berdampak pada
tingkat kebutuhan tenaga kerja yang masih dominan pada kurangnya penabahan dari
tenaga kerja lama, sementara itu, lulusan-lulusan serjana tiap tahunnya makin
meningkat sehinnga terjadi peningkatan pencari kerja daripada tenaga kerja yang
dibutuhkan. Hal ini la yang menjadi kesulitan para pecari kerja terutama yang
Fresh Graduate. Akibat nya terciptalah pengangguran-pengangguran terdidik.
Dari data
terakhir ada 400 ribu lulusan serjana yang menganngur saat ini, dan ini semua
dapat dibuktikan pada acara Job Fair yang diselenggarakan di tiap-tiap daerah
sebagai bahan acuan para pencari kerja. Ini akan menyebabkan kepedihan bagi
para pengangguran, apalagi seorang pengangguran terdidik, bayangkan saya 4
tahun 5 tahun dibangku kuliah, dengan
uang kuliah yang mahal yang dikirim orang tua tiap bulan dan semesternya demi
mencapai gelar terbuangg sia-sia untuk hanya menjadi pengangguran terdidik ini.
Yang
lebih mengejutkan lagi, jumblah pengangguran tingkat serjana itu lebih banyak
daripada tingkat SMA sederajat, ini disebabkan karna perusahan atau
instasi-istansi penyedia lapangan kerja dinegara ini kebanyakan hanya mampu memberikan
pekerjaan yang kualifikasinya setara SMA sederajat dari pada lulusan serjana.
Inilah yang
menajadi permasalahan bagi kita, jika tidk kuliah kita butuh pendidikan dan
jika kuliah yang diterima bekerja sesuai permintaan adalah ijazah SMA sederajat.
Mau tak mau kita yang telah lulus kuliah harus menyimpan ijazah S1 yang dicari
dan diperjuangkan dengan susah paya harus ditinggalkan demi dapat pekerjaan. Jika
tidak maka kita akan tetap dalam pengangguran terdidik.
Semoga ini
jadi bahan acuan kita semua untuk para lulusan serjana, ambilah pekerjaan itu
selagi halal, jangan pilih-pilih dan terus bekerja sambil memikirkan langkah
dan kesempatan selanjutnya untuk lebihh baik…..
Semangat
dan terus semangat dan jg lupa jadilah kreatif, mecari ide baru untuk hidup
lebih baik……


No comments:
Post a Comment